Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Membangun Bisnis di Era Digital 5.0 - ETIKA BISNIS#

 

ETIKA BISNIS JUAL BELI ONLINE DALAM ISLAM

  ETIKA BISNIS JUAL BELI ONLINE DALAM ISLAM Menurut sejarahnya, Rasulullah saw merupakan pelaku bisnis yang sangat ulung. Rasulullah saw memulai berbisnis pertama kali pada umur 12 tahun mengikuti pamannya Abu Thalib melakukan perjalanan dagang. Pada usia remaja, Rasulullah saw mulai berbisnis secara mandiri. Bersama As- Saib sebagai rekan yang tidak pernah berbuat curang dan juga tidak pernah saling berselisih. Rasulullah saw menjunjung tinggi nilai-nilai moral, kejujuran, amanah dan sikap saling menghormati. Dengan nilai-nilai inilah, Rasulullah saw sangat disukai dan dihormati oleh para rekanan hingga pelanggan beliau. Rasulullah saw sangat mengedepankan nilai moral dalam berbisnis tidak lain hanya untuk memuaskan pembeli. Sebagai penjual, nilai kejujuran dipraktekkan oleh nabi Muhammad saw. Beliau adalah seorang pedagang yang terkenal dengan kejujurannya. Jual beli ialah suatu perjanjian tukar menukar ben...

Perlunya Peran Aktif Pemerintah dalam Pengelolaan Ekonomi Nasional

                                Perlunya Peran Aktif Pemerintah dalam Pengelolaan Ekonomi Nasional   Dalam dunia nyata, selalu saja ada disparitas atau kesenjangan potensi ekonomi antardaerah atau negara, sehingga ada daerah yang lebih maju dan daerah yang kurang maju perekonomiannya. Bila keadaan ini dibiarkan berjalan sendiri, maka biasanya ekonomi daerah atau negara yang lebih maju akan mengeksploitasi ekonomi daerah atau negara yang kurang maju. Beberapa fakta mengenai hal di atas, antara lain: a. Modal atau dana mengalir dari daerah yang kurang maju ke daerah yang lebih maju ekonominya. b.Tenaga kerja produktif pindah dari daerah yang kurang maju ke daerah yang lebih maju. c. Dalam transaksi perdagangan daerah yang lebih maju mendikte daerah yang kurang maju..   Sehubungan dengan hal di atas, masing-masing unit pemerintah di semua bidang dan tingkatan harus dapat m...

Persoalan Etika dalam Manajemen SDM

  Persoalan Etika dalam Manajemen SDM Profesional SDM dihadapkan pada persoalan etika secara terus-menerus. Untuk membantu para profesional SDM menangani persoalan etika, Society for Human Resource Management (SHRM) mengembangkan sebuah kode etika untuk anggota anggotanya. Menurut sebuah studi, sebagian besar karyawan yang disurvei mengindikasikan bahwa mereka menjumpai kelakuan yang tidak etis di tempat kerja pada tahun adalah berbohong kepada para supervisor, penyalahgunaan obat atau alkohol, dan pemalsuan dokumen. Dengan adanya manajemen SDM di lingkungan internasional, muncul tekanan tekanan etika yang lain. Perbuatan seperti pemberian hadiah dan perekrutan dapat berbeda-beda di tiap negara, dan beberapa perbuatan itu tidak akan diterima sebagai perbuatan yang etis di Amerika Serikat. Akibatnya, semua manajer, termasuk manajer SDM, harus menghadapi persoalan etika dan peka terhadap cara mereka saling memengaruhi aktivitas SDM. Saru cara untuk menyampaikan persoalan etika ...